Anggur Laut

by Dr. Purwanti Pahrurodji, MM
Ketika membantu Penelitian LIPI saya tertarik dengan biota Bintang Laut, Anggur laut yang banyaaaak sekali kami temui. Apalagi ketika air Laut surut. Seolah kekayaan itu terhampar di depan mata. Menakjubkan. Anggur laut utamanya. Baru saya mengerti betapa ajaibnya tanaman ini. Subhanallah. Fabiayyi alla Irobikuma Tukaddibaan.
Anggur laut memiliki banyak manfaat bila dikonsumsi karena kaya akan nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein tinggi, lemak sehat serta mengandung berbagai mineral seperti fosfor, potasium, sodium, Magnesium dan zat besi. Kandungan vitamin A, B1, B2, B6, B12, dan vitamin C dalam anggur laut bersifat antioksidan, yang berarti dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan sel-sel dalam tubuh. Ekstrak agar dan karagenan yang dapat ditemukan dalam anggur laut juga bermanfaat sebagai bahan masakan, salah satunya sebagai pengental dalam minuman. Sayangnya, meski memiliki potensi yang besar anggur laut ini masih belum banyak dibudidayakan dengan baik. Sementara di sisi lain, Indonesia merupakan negara kedua terbesar di dunia dalam produksi rumput laut.

Tahun 2020 saja, Indonesia tercatat mengekspor 195.574 ton rumput laut.
Perlu diketahui Rumput laut & anggur laut berpotensi sebagai sumber konsumsi pangan alternatif di masa depan yang sehat dan berkelanjutan. Anggur laut merupakan salah satu makanan ikonik dari Okinawa, Jepang.
Makanan ini dipercaya dapat menjaga kesehatan serta merupakan kunci dari umur panjang masyarakat Okinawa. Di Jepang, tanaman ini memiliki nama umibudo. “Umi” berarti laut dan “budo” berarti anggur.Jenis rumput laut ini kaya akan protein dan mineral seperti fosfor, kalsium, magnesium, dan tembaga yang baik bagi tubuh. Selain itu, anggur laut juga kaya akan vitamin A, C, E, serta sejumlah tiamina, riboflavin, niasin, dan kandungan yodium yang tinggi.
Dari kandungan nutrisinya, inilah deretan manfaat sehat anggur laut.
Anggur laut juga memiliki kandungan protein, kalsium, dan asam lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 DHA, EPA, dan ALA. Karenanya, anggur laut dipercaya dapat memperkuat tulang dan sendi serta dapat efektif mengurangi atau meredakan radang sendi dan gejala pengeroposan tulang.

MashaAllah
Pangan Fungsional selain rumput laut yg amat sehat. Si rumput laut selain bergizi juga menguras keluar tubuh kotoran spt Mikroplastik, logam berbahaya dll.
Anggur laut mengandung asam lemak tak jenuh seperti AA, LA, DHA, EPA, dan ALA yang dapat membantu meningkatkan kualitas penglihatan dan memori, menurunkan kolesterol, meningkatkan fluiditas pembuluh darah, mencegah oksidasi, menjaga struktur kolagen kulit di arteri, dan mencegah berbagai penyakit kardiovaskular seperti seperti strok, aterosklerosis, serta serangan jantung.
Kandungan kalsium, potasium, dan vitamin C dalam anggur laut dapat menurunkan tekanan darah juga membantu mengatur kadar gula dalam darah. Selain itu, anggur laut juga dapat menghambat penyebaran radikal bebas, mengurangi penumpukan sorbitol intraseluler dan mencegah pengikatan glukosa dan protein, menurunkan risiko komplikasi diabetes. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine tahun 2014, Caulerpa lentillifera atau anggur laut terbukti baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena khasiatnya dalam meningkatkan sekresi insulin.
Anggur laut merupakan salah satu makanan ikonik dari Okinawa, Jepang. Makanan ini dipercaya dapat menjaga kesehatan serta merupakan kunci dari umur panjang masyarakat Okinawa. Di Jepang, tanaman ini memiliki nama umibudo. “Umi” berarti laut dan “budo” berarti anggur.

Jenis rumput laut ini kaya akan protein dan mineral seperti fosfor, kalsium, magnesium, dan tembaga yang baik bagi tubuh. Selain itu, anggur laut juga kaya akan vitamin A, C, E, serta sejumlah tiamina, riboflavin, niasin, dan kandungan yodium yang tinggi. Dari kandungan nutrisinya, inilah deretan manfaat sehat anggur laut.
Anggur laut juga memiliki kandungan protein, kalsium, dan asam lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 DHA, EPA, dan ALA. Karenanya, anggur laut dipercaya dapat memperkuat tulang dan sendi serta dapat efektif mengurangi atau meredakan radang sendi dan gejala pengeroposan tulang. Anggur laut mengandung asam lemak tak jenuh seperti AA, LA, DHA, EPA, dan ALA yang dapat membantu meningkatkan kualitas penglihatan dan memori, menurunkan kolesterol, meningkatkan fluiditas pembuluh darah, mencegah oksidasi, menjaga struktur kolagen kulit di arteri, dan mencegah berbagai penyakit kardiovaskular seperti seperti strok, aterosklerosis, serta serangan jantung.
Kandungan kalsium, potasium, dan vitamin C dalam anggur laut dapat menurunkan tekanan darah juga membantu mengatur kadar gula dalam darah. Selain itu, anggur laut juga dapat menghambat penyebaran radikal bebas, mengurangi penumpukan sorbitol intraseluler dan mencegah pengikatan glukosa dan protein, menurunkan risiko komplikasi diabetes.
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine tahun 2014, Caulerpa lentillifera atau anggur laut terbukti baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena khasiatnya dalam meningkatkan sekresi insulin.

Salah satu ganggang hijau yang telah berhasil dibudidayakan adalah Caulerpa lentillifera.
“C. lentillifera atau yang biasa disebut sebagai anggur laut ini memiliki senyawa bioaktif seperti asam lemak tak jenuh ganda atau polyunsaturated fatty acids (PUFA), agen anti-diabetes, agen anti-kardiovaskular dan masih banyak lagi. Selain itu ia mengandung banyak mineral seperti fosfor, magnesium, mangan, kalium dan kalsium serta kaya akan vitamin E dan vitamin A” ungkap Irma.

“PUFA adalah nutrisi penting yang berperan pada fungsi otak dan pertumbuhan sel tubuh manusia. Akan tetapi tubuh manusia tidak dapat mensintesis PUFA sehingga sangat diperlukan asupan asam lemak tak jenuh ganda dari luar yang salah satunya dapat diperoleh dari sumber makanan seperti C. lentillifera, ” jelas Irma. “Saat ini Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI telah melakukan ekstraksi PUFA pada C. lentillifera dengan menggunakan bantuan beberapa enzim seperti bromelin, papain,selulase dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Irma menerangkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, tren suplemen gizi untuk memenuhi kualitas asupan manusia semakin meningkat khususnya minat terhadap suplemen makanan yang berasal dari sumber daya alam hayati. “Selama ini, konsumsi PUFA kebanyakan berasal dari minyak ikan sebagai suplemen makanan BALITA, pemanfaatan C. lentillifera sebagai sumber PUFA dapat menjadi alternatif dan menjadi nilai tambah ekonomis bagi masyarakat sekitar untuk itulah kami dari Pusat Penelitian Bioteknologi mulai melakukan penelitian terhadap C. lentillifera sejak tahun 2019” rinci Irma.

“Budidaya C. lentillifera telah dilakukan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Alga yang dihasilkan digunakan untuk konsumsi masyarakat, juga untuk ekspor ke Jepang dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena investasi yang rendah sedangkan profitabilitasnya cukup tinggi,” jelas Irma dengan antusias.

“Selain itu keberadaan C. lentillifera ternyata dapat pula memperbaiki kualitas air pada lingkungan. Dengan demikian budidaya C. lentillifera dimasa yang akan datang sangat menjanjikan karena berpotensi sebagai produk suplemen yang dapat meningkatkan kesehatan manusia Berpotensi mengobati kanker
Tidak hanya dapat meredakan demam, anggur laut ternyata berpotensi mengatasi penyakit kanker.
Studi dalam International Journal of Biological Macromolecules mengungkapkan bahwa anggur laut mengandung polisakarida yang memiliki sifat antikanker dan mampu membunuh sel kanker usus besar.
Hal ini membuat anggur laut bisa digunakan sebagai terapi pendukung untuk kanker.

Semoga Minuman Sehat Wedang Rumput Laut & Anggur laut yang sudah saya racik dapat menjadi Solusi menyehatkan anak Bangsa & juga menjadi keunggulan kompetitifBangsa. Karena semua bahan lokal berlimpah di sini. Semoga bisa go Internasional.
Barakallah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *